IKAPSH atau Ikatan Keluarga dan Alumni Pesantren Sultan Hasanuddin merupakan wadah silaturahmi, kekeluargaan, dan pengabdian para alumni.
Gagasan Awal
IKAPSH lahir dari kesadaran bahwa hubungan santri dengan Pesantren Sultan Hasanuddin tidak selesai ketika pendidikan formal berakhir. Sekitar tahun 1995-1996, alumni angkatan 1 sampai angkatan 4 mulai merintis pembicaraan untuk membangun wadah yang dapat merawat silaturahmi, memperkuat kekeluargaan, dan membuka ruang pengabdian bersama.
Ruang Musyawarah Alumni
Diskusi awal tersebut berlangsung di Gedung Amiruddin. Para alumni melihat perlunya satu ikatan yang menyatukan lulusan lintas angkatan dalam satu keluarga besar, dengan hubungan yang tetap terikat pada nilai, sejarah, dan perjuangan Pesantren Sultan Hasanuddin.
Pengesahan Tahun 1996
Momentum penting terjadi pada tahun 1996, setelah angkatan 5 Pesantren Sultan Hasanuddin menyelesaikan pendidikannya. Pada fase inilah IKAPSH secara resmi didirikan dan disahkan di Baruga Dasadarma Cadika. Arif Mansyur Dg. Sikki menjadi tokoh yang menandatangani pengesahan peresmian IKAPSH tahun 1996.
Rumah Besar Alumni
Sejak masa awal yang dipimpin oleh Ust. Saefuddin Hanafi sebagai Ketua Umum pertama, IKAPSH tumbuh bukan hanya sebagai tempat berkumpul. Organisasi ini menjadi ruang kontribusi, kolaborasi, dan pengabdian alumni kepada almamater, masyarakat, dan umat.
Warisan Nilai
Hingga tahun 2026, IKAPSH telah menghimpun alumni dari 35 angkatan. Perjalanan panjang ini menunjukkan bahwa IKAPSH adalah rumah besar yang terus menjaga warisan nilai pesantren: ukhuwah, adab, ilmu, pengabdian, dan kepedulian sosial.











